Andre File Hola para bloger mania, kali ini kita bahas lilin diacara kekristenan. Beberapa tahun sebelumnya saat acara Natal saat liturgi menyanyikan Malam Kudus maka lampu akan dimatikan dan jemaat akan menyalakan lilin. Tapi belakangan ini gereja mengabaikannya, saat Natal dan menyanyikan Malam Kudus malah disuruh pake lampu HP. Terkadang disitulah terasa mengganjal, apakah semua jemaat pake HP? Kita datang rame ke gereja untuk merayakan bersama tapi sungguh sedih karena lilin diganti oleh HP maka ada orang yang tidak dapat menghidupkan lilinnya karena tidak punya HP. Belum lagi jenis HP yang berbagai merek dari yang termurah sampai termahal misalnya IPHONE, menghidupkan lampu HP seakan juga memamerkan harta. Apa yang terjadi dengan gereja masa kini? Miris ya.. Pendeta, gembala gereja itu sepertinya minus pengetahuan dasar alkitab. Terkutuklah mereka yang mengabaikan lilin. Penggunaan lilin dalam kekristenan awal bukan hanya sekadar estetika atau alat penerangan sebelum adanya listri...